Monthly Archives

4 Articles

Pengenalan XML

XML merupkan singkatan dari eXtensible Markup Language. XML merupakan markup language seperti HTML, akan tetapi tidak seperti HTML, XML didesain untuk transportasi dan penyimpanan data. XML tidak didesain untuk menampilkan data.

XML 1.0 sudah memperoleh rekomendasi W3C sejak 10 Pebruari 1998. XML 1.0 2.Ed memperoleh rekomendasi sejak 6 Oktober 2000. XML 1.0 (3.Ed) sejak 4 Pebruari 2004. XML 1.0 (5.Ed) sejak 26 November 2008.  XML 1.1 sejak 4 Pebruari 2004. XML 1.1 (2.Ed)  sejak 16 Agustus 2006. XML 1.0 Namespaces sejak 14 Januari 1999. XML 1.0 Namespaces (2.Ed) sejak 16 Agustus 2006. XML 1.1 Namespaces sejak 4 Pebruari 2004. XML 1.1 Namespaces (2.Ed) sejak 16 Agustus 2006.  XML Infoset sejak 24 Oktober 2001. XML Infoset (2.Ed) sejak 4 Pebruari 2004.  XML Base sejak 27 Juni 2001. XML Base (2.Ed) sejak 28 Jan 2009. XLink 1.0 sejak 27 Juni 2001. XPointer Framework sejak 25 Maret 2003. XPointer element() scheme 25 Maret 2003. XPointer xmlns() scheme sejak 25 Maret 2003. XInclude 1.0 sejak 20 Desember 2004. XInclude 1.0 (2.Ed) sejak 15 November 2006. Untuk melihat perkembangan mengenai XML dapat dilihat pada situs http://www.w3schools.com/w3c/w3c_xml.asp.

Tag yang digunakan dalam XML tidak predifined seperti HTML, Tag pada XML didefinisikan oleh pengguna.

XML bukan merupakan pengganti HTML. HTML digunakan untuk penyajian data sedangkan XML digunakan untuk transportasi dan penyimpanan data itu sendiri. XML mempermudah web programmer dalam pengolahan data.

Berikut adalah contoh sederhana penggunaan XML

<produk>

<nama>Flash Disk Drive 2GB</nama>

<hargamodal>Rp 50.000</hargamodal>

<hargajual>Rp55.000</hargajual>

<stok>24 buah</stok>

</produk>

Dari contoh di atas dapat dijelaskan bahwa XML membantu web programmer dalam mengelola struktur data. Data dapat dipisahkan dari HTML ke dalam berkas XML, sehingga apabila ada perubahan data, programmer cukup merubah pada berkas XML saja. Programmer dapat membuat kode JavaScript untuk membaca dan merubah data pada berkas XML.

XML mempermudah data sharing. Banyak data diciptakan dengan format yang mungkin tidak kompatibel dengan sistem yang lain. XML disimpan dalam plain format yang sangat sederhana, sehingga data dengan mudah dapat digunakan semua komputer atau aplikasi. Karena XML disimpan dalam bentuk text, maka pengguna tidak perlu khawatir kehilangan data saat melakukan perubahan sistem operasi atau aplikasi. Bahkan bila didukung oleh para developer aplikasi, seluruh berkas word processor, spreadsheet, database, dan data lainnya akan disimpan dalam bentuk XML sehingga mempermudah pertukaran data antar aplikasi tanpa diperlukan konversi lagi.

Bentuk XML secara umum adalah sebagai berikut:

<root>

<child>

<subchild>…..</subchild>

</child>

</root>

Dalam XML dapat ditambahkan komentar dimulai dengan <!– dan diakhiri dengan –>

<!– Ini adalah komentar dalam XML, mirip pada HTML –>

Penamaan dalam XML

  • XML Names dapat berupa huruf, angka, dan karakter lainnya
  • XML Names tidak boleh diawali oleh angka atau tanda baca
  • XML Names tidak boleh diawali dengan huruf xml, XML, Xml, xML, xMl, XmL.
  • XML Names tidak boleh diawali dengan spasi

 

Jailbreak IOS 4.3.3

Untethered Jailbreak IOS 4.3.3 dengan redsn0w 0.9.6rc15

Soure: http://blog.iphone-dev.org/

Today’s PwnageTool and redsn0w incorporate @i0n1c’s port to 4.3.3 (it’s ironic that such a long-lasting untether doesn’t even have an official name!).  It also of course uses geohot’s limera1n bootrom exploit to inject the jailbreak. The 4.3.3 untether works on all devices that actually support 4.3.3 except for the iPad2:

  • iPhone3GS
  • iPhone4 (GSM)
  • iPod touch 3G
  • iPod touch 4G
  • iPad1
  • AppleTV2G (v4.3 8F202)

Some things to note:

  1. ultrasn0w unlockers must stay away from redsn0w!  Use only a custom IPSW to update to 4.3.3, to avoid updating your baseband. There are plenty of tutorials for both redsn0w and PwnageTool at sites like iClarified.com.  Or feel free to ask away in our comments section below.
  2. ultrasn0w has been updated to v1.2.3 to be compatible with iOS 4.3.3 and earlier (the ultrasn0w update does not include any new baseband support!). Please reboot your iPhone using the normal “slide to power off” swipe after installing ultrasn0w 1.2.3.
  3. By popular demand, redsn0w now allows you to enable multitasking gestures (although most will find it useful only on iPads).
  4. iPad2 update:  The iPad2 jailbreak remains under development.  As you may know, the original exploit @comex developed in the first week of the iPad2 release was mysteriously fixed by Apple within days of its development.  Partly because of this, don’t expect much public discussion of the iPad2 jailbreak until it’s actually finished and ready for release (and please avoid asking about it).  In all liklihood, it will be a userland exploit like the first (unreleased) one, not dependent on bootrom dumps.  The first one can’t be released even for those with the original 4.3 firmware due to legal (distribution) reasons.

As always, please feel free to ask for help or advice in our comment section, with our friendly moderators Confucious, sherif_hashim, dhlizard, Frank55, and subarurider (and many other very knowledgable commenters too!)

redsn0w 0.9.6rc15:

Windows 7 users:  If you’re having problems, be sure to run with CPU affinity = 1

right click on redsn0w.exe and run as admin……(no need for xp compatability mode)

start redsn0w.exe. do nothing else for now.

then hit alt+ctrl+del to bring up task manager

choose the Processes tab

locate Redsn0w.exe and right click

in the drop down menu go to

set affinity

check box next to CPU1 only uncheck all other boxes

use redsn0w as usual :)

Install Font pada ubuntu menggunakan sudo fc-cache -fv

Salin file font pada direktori /home/<username>/.fonts (folder tersembunyi) apabila ingin menggunakan font hanya pada login anda saja.

Salin file font pada direktori /usr/share/fonts/truetype/ apabila untuk digunakan oleh semua user.

 

Pada terminal ketikkan perintah:

sudo fc-cache -fv

 

Tips untuk menyalin font menggunakan File Manager:

pada terminal ketikkan perintah:

gksudo nautilus

Perintah ini akan membuka file manager dengan privilege root