Fitur Warehouse Management System

Warehouse Management System (WMS) adalah sistem manajemen yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam mengoptimalkan dan mengelola operasi pergudangan mereka. Sistem ini mencakup fitur-fitur yang membantu dalam mengelola proses penerimaan, penyimpanan, pengambilan, dan pengiriman barang. Di artikel ini, kita akan membahas beberapa fitur utama dari Warehouse Management System dan manfaat yang ditawarkannya. Penerimaan Barang Fitur ini membantu dalam menerima barang dari berbagai pemasok dan memverifikasi barang dengan cepat dan akurat. Dengan WMS, sistem dapat melakukan pembacaan barcode atau RFID dan secara otomatis mengidentifikasi barang, mencocokkan dengan pesanan pembelian dan mengupdate statusnya.

Continue readingFitur Warehouse Management System

Perbedaan WMS dan IMS

Warehouse Management System (WMS) adalah sistem manajemen gudang yang dapat membantu mengelola dan mengoptimalkan proses di gudang. Sementara itu, Inventory Management System (IMS) adalah sistem manajemen persediaan yang lebih terfokus pada pengelolaan tingkat persediaan dan pergerakan barang. Meskipun keduanya dapat digunakan untuk mengelola persediaan di gudang, ada beberapa keunggulan yang dimiliki WMS dibanding IMS. Pertama-tama, WMS menyediakan visibilitas end-to-end terhadap operasi gudang, termasuk proses inbound dan outbound, serta tingkat persediaan dan pergerakan dalam gudang. Di sisi lain, IMS lebih berfokus pada pengelolaan tingkat persediaan dan pergerakan barang, namun tidak memberikan

Continue readingPerbedaan WMS dan IMS

Ichimoku

Indikator Ichimoku dikembangkan oleh seorang jurnalis bernama Goichi Hosoda dan dimuat dalam bukunya yang diterbitkan pada tahun 1969. Asal nama “Ichimoku Kinko Hyo” merupakan gabungan dari “Ichimoku” yang berarti “sekilas”, “Kinko” bermakna “Keseimbangan dalam sekilas”, dan “Hyo” bermakna “Grafik”. Secara harfiah, artinya “Equilibrium chart at a glance”. Indikator Indikator Ichimoku terdiri dari lima baris yang semua dapat berfungsi sebagai garis support atau resistance yang fleksibel: – Tenkan-Sen adalah garis konversi, warna biru – Kijun-Sen adalah garis dasar, warna merah) – Senkou Span A adalah span utama A, batas hijau Kumo

Continue readingIchimoku

Manfaat Tool Business Process Management (BPM)

Tujuan dari proses bisnis adalah untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi perusahaan demi meningkatnya daya saing terhadap kompetitior dan pengembangan bisnis sebuah perusahaan. Seiring berkembangnya persaingan dalam dunia bisnis, setiap perusahaan harus cepat dalam merespon. Baik terhadap kompetitor maupun pelanggan. Hal ini tentunya akan berimbas kepada proses bisnis  yang akan semakin kompleks dan memakan banyak sumber daya (resource). Padahal untuk membuat desain proses bisnis akan memakan waktu lama. Hal ini tidak efisien. Sementara persaingan dengan kompetitor dan pelanggan tidak bisa menunggu. Siklus proses bisnis tanpa BPM adalah 1. Perancangan oleh Business

Continue readingManfaat Tool Business Process Management (BPM)

Business Process Management

Business Process Management disingkat BPM, adalah suatu metode penyelarasan secara efisien suatu organisasi dengan keinginan dan kebutuhan organisasi tersebut. BPM merupakan suatu pendekatan manajemen holistik untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis seiring dengan upaya untuk mencapai inovasi, fleksibilitas dan integrasi dengan teknologi. BPM berupaya untuk melakukan continuous improvement (perbaikan proses secara terus menerus) atau bisa juga disebut sebagai suatu proses ‘optimalisasi proses’. Bagaimana penerapan Information Technology (IT) secara maksimal dalam perusahaan dengan dukungan IT sehingga menjadikan perusahaan unggulan yang bisa bersaing di era globalisasi?. Jawabannya bisa jadi dengan menerapkan sistem

Continue readingBusiness Process Management